Widhy's Guest Book

CBOX - www.cbox.ws - v4.3 -->

Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini
Sumber : http://ramadhanlmzero.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-buku-tamu-keren-di-blog.html#ixzz3wBmkLEPw

Monday, 23 March 2015

Berderai dalam asa

Ketika asa seakan terbang dan menghilang
Atma ini mencari tempat untuk menggenggam
Sekilas cahaya pantul namun kini lekang
entah oleh waktu yang mungkin kejam
Hmmm
Aku disini, masih disini dan menanti
Nyata yang tak kunjung pasti
Ingin saja kaki ini berlari
Namun hati ini berat untuk menepi
Waktu lewat
Hanya asa ada
Dalam jiwa yg tercekat
oleh Rasa yg makin nyata
Jiwa ini lelah
Hati ini gundah
Entah untuk sebaris kata
Atau hanya janji yang ada
Terkadang aku ingin koma
Istirahat sejenak tanpa rasa
Namun yang ada hanya titik
Yang bahkan terlihat begitu jijik
Lilin Padam
Kata meredam
Jiwa Dendam
namun hati tak kejam
Oh jiwa
Hati ini menangis
Sedu sedan
Oh Raga
seakan terkikis
oleh angan angan
Sudahlah
menyerah
hempaskan

Sunday, 1 March 2015

Beruang Kutub "The Cutest"

Beruang Kutub / Beruang Es (Polar Bear) Ursus maritimus

Beruang kutub atau beruang es (Polar Bear) adalah salah satu jenis beruang circumpolar (jenis hewan yang hidup didaerah kutub) yang berada di kutub utara (benua Artik). Polar Bear merupakan mamalia laut yang mampu berenang sejauh 60 mil tanpa henti, mereka menggunakan tungkai depannya untuk berenang dan tungkai belakang sebagai kemudi. Kelenjar minyak pada kulitnya dapat meminyaki bulunya dengan baik sehingga tahan air dan membuat tubuhnya tetap kering selama berenan karena itu sering disebut perenang handal.
Beruang kutub jantan memiliki berat antara 400 - 600 kilogram dan kadang-kadang dapat mencapai lebih dari 800 kg dengan tinggi mencapai lebih dari 2,5 meter. Sedangkan Beruang kutub betina hanya separuh dari berat beruang jantan dengan berat antara 200 - 300 kg dan tinggi sekitar 2 meter. Beruang kutub memiliki indera penciuman yang sangat tajam. Mereka dapat mencium bau bangkai ikan paus atau anjing laut dari jarak 20 mil.
Pada musim panas di Kutub Utara terutama pada bulan Mei - Juni, bulu - bulu beruang yang tebal mulai rontok untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Kingdom : Animalia
Phyllum : Chordata
Classis : Mammalia
Ordo : Carnivora
Famili : Ursidae
Genus : Ursus
Spesies : Ursus maritimus

1.Habitat
Beruang kutub adalah mamalia laut karena mereka menghabiskan waktu berbulan-bulan selama satu tahun di laut. Beruang kutub adalah satu-satunya "mamalia laut" yang hidup dengan kekuatan, kaki dan telapak yang besar memungkinkan mereka berjalan dan berlari sejauh bermil-mil.
Secara umum, Beruang kutub hidup secara individual. Akan tetapi, Beruang kutub betina akan hidup secara berkelompok untuk saling melindungi ketika mereka sedang mengandung dan pada saat akan mencari makanan.
Beruang betina biasanya akan hidup di sepanjang pantai Kutub Utara, sementara beruang jantan tinggal di atas bongkahan - bongkahan es dan terapung - apung di laut sekitar 180 mil jauhnya dari pantai.
Beruang Kutub pada dasarnya adalah hewan yang aktif dan sama sekali tidak takut terhadap kehadiran manusia

2. Makanan
Makanan utama Beruang kutub adalah ikan dan anjing laut. Mereka adalah hewan yang sabar ketika berburu, menunggu mangsa(anjing laut) yang sedang menyelam selama berjam - jam hingga sang target melompat ke daratan dan kemudian langsung diterkam beruang. Kekuatan melumpuhkan mangsanya berada pada cakar beruang yang tajam dan pukulan yang kuat dari kaki depannya.
Beruang kutub memangsa semua tubuh anjing laut. Pada akhir musim panas atau awal musim gugur, beruang kutub menyusuri sepanjang pantai untuk mencari bangkai paus atau walrus yang terdampar.
Seekor Beruang kutub dewasa membutuhkan asumsi lemak sebesar 2kg per hari untuk dapat bertahan hidup disuhu yang dingin. Seekor anjing laut seberat 55kg dapat memenuhi cadangan makanan bagi Beruang kutub untuk bertahan hidup selama 8 hari.

3. Reproduksi
Musim perkawinan untuk Beruang kutub terjadi pada musim panas di Kutub Utara, yaitu antara bulan Maret - Juni. Kemudian bayi - bayi Beruang kutub akan lahir pada bulan Desember - Januari, biasanya mereka akan melahirkan 2 - 3 bayi.
Ursus maritimus us fish.jpg
Selama masa kehamilan, induk beruang akan menggali sarang di antara tumpukan salju dan bahkan tidur sepanjang musim dingin di dalam sarang hingga bayi - bayi beruang lahir. Meskipun begitu, induk beruang sama sekali tidak merasa dehidrasi ataupun kekurangan makanan untuk menyusui bayi - bayi beruang yang telah lahir. Bayi - bayi tersebut akan hidup di dalam sarangnya selama kurang lebih 28 bulan. Bayi Beruang kutub yang baru lahir hanya sebesar tikus. Tidak memiliki bulu, buta, dan lemah sama sekali. Seekor Beruang kutub betina terbukti merupakan induk mamalia yang paling besar pengabdiannya dalam hal menjaga anak - anak mereka

4. MEKANISME ADAPTASI BERUANG KUTUB
Beruang kutub mempunyai rambut putih dan lembut. Rambut beruang kutub bening, alias tidak berwarna. Unpigmented, colorless. Warna putih yang terlihat oleh mata kita hanyalah pantulan dari lingkungannya (salju) yang putih.
Beruang kutub memiliki rambut yang bening berguna untuk kamuflase, dengan tidak berwarnanya rambut beruang kutub, penyerapan radiasi matahari yang sangat kecil di daerah kutub menjadi sangat efisien. Dengan rambut yang tidak berwarna, rambut beruang kutub menjadi bersifat fiber optic, yang artinya radiasi matahari akan langsung diteruskan ke kulit sehingga sangat mudah diserap kulit. Alih-alih memakai pakaian transparan, maka kulit akan sama dengan tidak memakai penutup.
Dan ternyata, kulit beruang kutub juga telah dirancang secara sempurna. Dibawah kulit tersimpan lapisan lemak coklat dengan ketebalan ±10 cm. Lemak yang berwarna gelap ini akan menangkap radiasi lebih banyak daripada lemak yang umumnya berwarna putih atau kuning, dan kemudian radiasi tersebut disimpan hingga akan diubah menjadi energi (panas) oleh metabolisme tubuh beruang kutub.
Seperti prinsip benda hitam, benda yang berwarna gelap akan menyerap radiasi lebih besar dari benda yang berwarna terang. Secara fisika, warna putih atau warna terang merupakan campuran dari semua warna (mejikuhibiniu). Sehingga ketika dipancarkan sinar ke benda terang, maka sinar tersebut akan diteruskan atau dipantulkan. Hal ini dikarenakan pada warna putih, terdapat semua panjang gelombang yang cocok (panjang gelombang warna mejikuhibiniu) dari sinar yang dipancarkan. Maka semua panjang gelombang tersebut akan diteruskan atau dipantulkan. Sedangkan pada benda hitam, sinar yang dipancarkan akan diserap secara sempurna karena tidak satupun panjang gelombang yang dialirkan cocok dengan warna hitam karena sesungguhnya warna hitam tidak memiliki panjang gelombang karena tidak termasuk komposisi warna.
Maka kombinasi warna rambut yang bening dan warna lemak yang coklat sangat menguntungkan beruang kutub. Rambut yang bening akan meneruskan radiasi yang dipancarkan oleh matahari ke kulit, dan lemak coklat yang berada persis dibawah kulit akan menyerap sempurna radiasi yang diteruskan.
Struktur rambut beruang kutub juga telah dirancang secara sempurna oleh Arsitek alam ini. Jika diteliti lebih jauh, ternyata rambut beruang kutub tersusun atas dua struktur. Rambut bagian distal ternyata kasar, kaku, dan oily. Sedangkan rambut bagian proximal lebih lembut, rapat (tumbuh padat), dan bercabang. Dapat dideskripsikan seperti bulu pada aves, dimana bulu bagian proximal lebih kasar, kaku, dan teratur, sedangkan bulu bagian distal lebih bercabang, dan lentur, lembut.
Struktur ini menguntungkan beruang kutub. Bagian distal rambut yang kaku, kasar, dan oily melindungi beruang kutub dari pensaljuan dan membantu pengeringan rambut dengan segera setelah berenang. Sedangkan bagian proximal yang bercabang, lentur, dan rapat membantu beruang dari kemungkinan pertukaran kalor dengan lingkungan yang ekstrim (-200C pada musim dingin).
Pada musim dingin, beruang akan meminimalisasi pengeluaran energi dengan cara yang umum disebut hibernasi. Selain itu, beruang kutub juga akan menghangatkan tubuhnya dengan ‘tidur’ dengan persediaan makanan yang telah disiapkan di dekat ‘tempat tidurnya’ saat pra musim dingin. Hal ini sangat diperlukan karena walaupun selama musim dingin beruang meminimalisasi kehilangan energi, namun suplai energi juga harus tetap ada. Energi tubuh saat musim dingin benar-benar dialokasikan hanya untuk menghangatkan tubuh dan mempertahankan fungsi faal tubuh. Selain itu, struktur kulit yang kemudian dilapisi lemak coklat juga sangat memproteksi beruang kutub dari kemungkinan kehilangan kalor karena selain bersifat isolator, lemak coklat juga bersifat insulator.
Sedangkan pada musim panas, beruang akan mendinginkan tubuhnya dengan berenang di air yang suhunya sangat dingin (-4oC). Namun, disini terdapat mekanisme proteksi yang ketat yang telah diatur oleh Sang Pemilik Kehidupan. Seperti dijelaskan sebelumnya, rambut bagian distal yang tumbuh rapat dan bercabang halus dapat menghindarkan kontak langsung antara kulit dengan air. Akibatnya, suhu air yang sangat dingin tidak langsung mengenai kulit. Selain itu, dengan struktur rambut yang sedemikian rupa, air tidak mudah membasahi rambut bagian distal sehingga pada rambut bagian distal air tertahan dan tidak sedikit udara yang terjebak diantaranya. Akibatnya, beruang dapat mengambang seperti menggunakan pelampung alami. Namun, apakah udara yang terjebak disela-sela rambut tersebut mampu menahan berat beruang yang dapat mencapai 1 ton? Jawabannya tidak. Untuk menahan berat tubuh ketika berenang, lemak coklat lagi-lagi membantu beruang kutub. Lemak ini membantu beruang kutub mengambang di air karena ketebalannya dibawah kulit mencapai 10 cm. Sehingga seperti prinsip minyak dan air, karena lemak mempunyai berat jenis lebih kecil dari air, maka lemak akan menerapungkan beruang kutub.
Selain sebagai hewan darat yang kuat, beruang kutub juga merupakan hewan air yang tangguh. Ia mempunyai sistem pernafasan yang luar biasa dan merupakan penyelam yang mahir. Beruang kutub mampu menyelam hingga kedalaman 50 meter. Salahsatu mekanismenya adalah dengan lemak tebalnya dan rambut lebatnya. Beruang kutub tidak selamanya terlihat berwarna putih, kadang ia akan terlihat kekuningan bahkan hijau. Beruang kutub hijau pernah ditemukan di suatu kebun binatang yang ternyata setelah diteliti, rambut beruang kutub tersebut ditumbuhi alga hijau.

5. Fakta
Menurut pernyataan dari Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), dua per tiga populasi beruang Kutub akan punah pada pertengahan abad 21. Dalam beberapa dekade Kutub Utara (Artik) akan kehilangan lapisan es yang sangat besar. Para ahli bahkan memperkirakan bahwa 40 persen habitat beruang Kutub akan musnah pada tahun 2050.
Oleh karena itu, pada akhir tahun 1990-an, komunitas pengembangan kawasan masyarakat di Chocrane, Kanada mendirikan The Polar Bear Conservation and Education Habitat and Heritage Village. Pusat rehabilitasi non-profit ini dibuat khusus untuk melindungi Beruang kutub. Dibuka selama 365 hari tanpa libur kepada semua masyarakat yang peduli dengan populasi Beruang kutub yang terancam punah, untuk mendapatkan pengetahuan, pembelajaran, serta pengalaman langsung merawat Beruang kutub.





















sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Beruang_kutub
http://atiekmoed.blogspot.co.id/2011/01/morfologi-beruang-kutub-polar-bear.html?showComment=1448698683129#c78348973069518733



Thursday, 18 December 2014

Cinta ... Egois

Mencinta itu membiarkan yang dicinta bebas memilih, walaupun akhirnya dia sendiri sadar bahwa kitalah yang terbaik. Egoisnya cinta dilihat dari sisi yang berbeda bukan hanya dalam arti sepihak dan sebenarnya. Biarkan egoisnya cinta yang akan memilih, karena toh sebenarnya kita hanya pelakon.

Friday, 22 August 2014

Indahnya Pesona Pasir Putih yang bernama Pantai Yanain, Hulaliu

Pagi itu, dengan bermodalkan salah satu teman saya yang asli desa tujuan pantai yang akan kami tuju (itung - itung sebagai tour guide hahaha), maka pergilah saya dengan beberapa teman - teman saya ke Desa Hulaliu kecamatan Haruku Maluku Tengah. 
Dari Ambon, kami naik angkot dengan rute Ambon - Tulehu yang ditempuh kurang lebih 30 - 45 menit. Kami tiba di terminal Tulehu yang kebetulan dekat dengan Pelabuhan penyeberangan ke pulau Haruku. Sesampainya disana, kami menyewa speed boat dengan ukuran kecil yang hanya menampung 7 - 10 penumpang dengan membayar 300 ribu rupiah. Kami pun berangkat :) Sayangnya waktu yang kami gunakan ketika berangkat adalah sekitar jam 12 siang, akibatnya selama perjalanan kami merasakan arus ombak. Saran saya sih, bagi kalian yang takut ombak, mabuk laut dll sebaiknya berangkat lebih pagi hehehehe.. di rombongan kami saja ada yang takut loh, cowok pula hahahahha.. tapi seru sih, kapan lagi :)



Waktu yang ditempuh dengan speed boat adalah sekitar 10 - 15 menit. Kami pun sampai di Pelabuhan Kailolo (Salah satu desa di pulau Haruku yang merupakan pelabuhan penyeberangan juga). Dari desa Kailolo kami naik angkot ke desa Hulaliu yang memakan waktu sekitar 1 - 1.5 jam (hufftt lumayan jauh loh, jalanannya juga kurang begitu bagus). Kami melewati beberapa desa seperti Pelauw, Ory dll. Jangan takut, sepanjang perjalanan menuju desa Hulaliu, kalian akan disuguhkan dengan pemandangan pantai yang begitu indah, sebagian bahkan belum tersentuh, terlihat begitu asri sehingga waktu 1 - 1.5 jam tidak begitu terasa lamanya, disamping celoteh - celoteh ringan dari teman - teman saya menambah asyiknya suasana.
Sebelum sampai di desa Hulaliu, kami melewati salah satu desa (saya lupa nama desanya) dengan pantai disepanjang jalanan yang begituuu indah. Kebetulan saat itu air laut lagi surut sehingga disepanjang bibir pantai terhampar, dan kami pun tidak menyia - nyiakan kesempatan ini untuk menikmati indahnya biru laut, sepoinya angin walaupun hanya beberapa menit. Setelah puas menikmati pantai itu (sebenarnya sih belum puas), kami pun melanjutkan perjalanan ke Hulaliu. Menurut teman saya, jarak ke Hulaliu sudah sangat dekat (Horee, soalnya saya tak sabar). 



Thursday, 5 June 2014

#Note

Karena Kecerdasan dan kedewasaan itu bisa terlihat dari kualitas omongan dan tindakan sesorang. Setiap orang bertambah tua tapi belum tentu dewasa, dan setiap orang bisa dikatakan pintar tapi belum tentu cerdas.
_ Widhy ^_~

Thursday, 29 May 2014

Kamu dan Rasa bernama Rindu

Rindu...
Rasa yang menyesakkan, menyedihkan dan menyengsarakan
iya, ketika rasa itu ada
Resah, Gundah, bahkan lelah
karena rindu itu hanya tak bertemu