Widhy's Guest Book

CBOX - www.cbox.ws - v4.3 -->

Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini
Sumber : http://ramadhanlmzero.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-buku-tamu-keren-di-blog.html#ixzz3wBmkLEPw
Showing posts with label Dia Segalanya. Show all posts
Showing posts with label Dia Segalanya. Show all posts

Friday, 11 November 2011

Tuhanku

Mungkin ketika masalah menyapa baru kuingat akan ada MU
Diriku satu sosok rapuh yang merasa ratu
Walau ku tahu akan hadirMU ditiap detikku
Tapi Dunia ini membutaku kaku

Waktu itu,
Ketika kita bersama mengagungkanNYA
Damai
Waktu itu,
Tatkala ada tujuan hidup sebenarnya
Indah dan nyaman
Tapi ternyata itu adalah waktu itu
Sekarang ternyata itu beda
Aku beda
Aku sadar
Dan mereka sadar

Malam ini ketika aku terbangun dari semuanya
Aku ingat
Aku rindu
Dan ternyata aku lalai

Oh Sang penguasa Dunia
Yang memiliki hati ini dan sanggup membolakbalikan
Tetaplah KAU disisiku
Baik dalam keadaan hinaku saat ini
Dan aku rindu kembali saatku

Tuhan!!!
Bersimpuhku???
Ataukah tangisku???
Aku tahu
hanya aku yang bisa kembali
Dari hati, bukan dari mereka

Itu 3 tahun silam
3 tahun berjalan
3 tahun bersejarah
Mengasah dari titik nol
Sampai puncak dan terbang sia
Tapi moga masih berbekas, berjejak tak ditutup tanah basah air hujan
Namun itu kan tanah yang bisa ditutupi tapak tapak jahat
Dan derasnya air hujan

Oh Tuhan
KasihMU
MurahMU
SayangMU
Padaku
Dan aku yakin

Tuhan
Engkau Marah???
Aku dapat akibatnya
Kini sudah
Aku terima

Dan ketika Kau menyadariku kembali
Terima kasih aku dipilih
Akan kugenggam tanpa lepas
Aku bangkit
Aku berjuang

Kembali mulai
Dari yang paling awal
sedikit demi sedikit mendaki
Kemulian diri

Terima kasih Tuhan
Waktu Kau mempertemukanku dengan orang orang hebat yang tak terkenal
Namun kuyakin, nama mereka terkenal diantara ribuan malaikat
Mugkinkah ada namaku juga???

Saat ini kembali
Kemarin datang lagi
Aku tahu saatnya ku gapai lagi..

Yah Hidayah yang datang dua kali
tak semua manusia cicipi
Aku beruntung mencicipi kembali

Tuhanku
Hening malam
Aku tunduk
Pasrah
Angkuh luruh

Aku kecil
DihadapMU mungkin aku hina
Aku bangkit
Harapku yang jangan sia sia

KasihMU
SayangMU
AmpunMU
CintaMU
Tuhan
TobatKU
Ketuk PintuMU
Tuhan
Dosaku
Luruhkan
Dan Tuhan
Ampuniku

Aku ingin kembali
DijalanMU bersama mereka
Yang berseri wajah
Indah Tutur
Terjaga Sikap

Mereka yang bersama
Jalan kebenaran
JalanMU
Syirathalmustaqiim
Insya Allah
Dan AKu bersama


All About Us 1

Dulu itu, kau siapa aku siapa. Skg kau itu aku...
Dulu tak ada saling berbagi ini
Aku tak ada kamu tak ada
Dan Tuhan berkhendak
TakdirNya

Sekarang aku itu kamu, dan kamu itu aku
Mungkin aku berlebihan
Tapi itu nyata seakan udara yang kuhirup tak bisa kulihat tapi sangat jelas kurasa
Persahabatan qta kaya itu
Sederhana, banyak kata dan banyak cinta tak perlu pembuktian hanya ada rasa

Nah,
Seperempat abad baru Tuhan memberinya untukku
itu yang dikatakan Takdir
Persahabatn kita menyatukan kita dalam perbedaan
Tuhan tahu
Aku tahu
Dia tahu

Rasa itu qta
Berbagi itu qta
Resah dan gundah itu qta
Dan senang gembirapun itu qta

Kalian boleh cemburu
Tapi ini takdir Tuhan
Takdir yang membuktikan bahwa Tuhan tahu segalanya
Waktu itu adalah kepercayaan bahwa adanya campur tangan Tuhan

Kata orang persahabatan itu seperti kepompong yang mengubah ulat menjadi kupukupu??
Ahh... kata kami tidak
Persahabatan itu seperti kami
Mengubah tangis menjadi senyuman
Mengubah gundah menjadi kenyamanan

Entah Jarak dan waktu tak berarti
Entah Agama dan usia tak terhakimi
Yang ada kami satu


*) Teruntuk dia yang pahami aku









































Thursday, 10 November 2011

Untuk dia sahabatku





Ketika penat bergantungan beban
Hadirmu menepiskan gundah
Ketika gundah menghantui jiwa
Adamu menghilangkan risau
Ketika risau merongrongku
Kau menghilangkan semua..


Dan Kamu,
Hanya kamu, semoga selamanya setelah DIA dan merekaku
Begitu kamu,
Aku tenang, aku damai dan aku bersyukur
Karena kamu,
Aku tertawa, aku senyum, aku lucu dan aku bahagia
Ada kamu,
Aku tenang dam aku damai


Kamu
Sisi lain dari hidupku,
Yah...
Bener bukan diriku
Tapi,
Mengerti sungguh dalam diamku, heningku, susahku


Kamu Indah
ketika kita berbagi
kamu tenang
ketika aku meneriaki
Kamu tersenyum
Ketika aku mencandai
Kamu diam
ketika aku menggurui
Kamu marah
Ketika aku menyalahi
hehehe
Karena itulah artinya Kamu


Sahabat itu Kamu
Sahabat itu senyummu
Sahabat itu sukamu
Sahabat itu nasehatmu
Sahabat itu malam siangmu
Sahabat itu waktumu


Aku
kekamu
kedirimu
kehadiranmu
kewaktumu
keadaanmu


Ada aku
kebahagiaanmu aku tahu
karena aku
senyummu aku yakin
Untuk aku
Cinta sayangmu aku percaya


Sahabat itu Kita loh!!!
Bukan mereka ataupun kalian
cuma aku dan dia


Kami itu satu
aku dan dia dua manusia
Sangat beda, banyak beda
Cinta berbagi 
Sayang menemani


Dan dia itu aku
Dan akupun dia
Kami tahu
kami yakin
kami sayang


Kamu ada
Aku sedih
Aku nangis
Aku gundah
Kamu itu ada aku tahu


Dan 
Aku katakan pada dunia
Biar mereka kagum
Biar mereka Tahu
Biar mereka iri
Bahwa aku punya kamu
Bukan mereka
Bukan buat mereka
Bukan untuk dibagi mereka
Cuma untuk aku
Untuk Kita
Kita Satu terikat dalam satu jubah
Terpilin pada satu hati
Selalu terkait kait pada yang lain
Kamu AKu
Aku Kamu


Dan tentu
Karena Dia Sahabatku
Karena kamu Sahabatku
Akankah kalian Tahu???


Yang pasti hanya kami
Hanya kita
Danya dua manusia biasa
Berbagi dalam kedamain
Karena Cinta Satu
Sayang Satu
Tuhan Satu
Pahami itu..


Sahabat Sejati
Aku     Dan    Dia
Bukan Kalian
Tapi Hanya
Aku
Dan 
Dia
Sayang aku sayang dia
Itu Cinta Sahabat






*) Teruntuk dia yang pahami aki :)

Monday, 27 June 2011

Cinta Allah


Tatkala senja sore menari-nari di pinggiran barat bumi
Kesombonganku luruh bersamaan datangnya sinar rembulan
Satu titik tampak tak kasat mata ini
Diantara ribuan titik-titik besar yang bercahaya dalam gemerlapan

Begitulah torehan diriku
Hanya sesosok kecil tak berdaya
diantara elemen-elemen tiap pagiku
Yang sendu, ria, tertawa, menagis, sedih, dan bahagia

Cahaya itu datang tiba...
Tak dipungkiri ketika atmaku terbang dura
kebimbangan hati menyelimuti diri kala....
Harus tetap bersinar atau redup pada??

Kugapai walau dalam tatih
Derwis langkahku silih berganti
Hati ini berdilema nanti
Namun kepastian
belum teratasi



Dalam keadaan merayap, berjalan ataupun bahkan berlar
i

Bertahan apa yang telah tergapai
Bukan hanya untuk ini, tapi kali nanti
Istiqomah kata yang sejuk untuk atasi hati
Karena hidayah tidak datang dua kali

Maha Suci Allah telah menjamah diri
Dalam pelukan kasih nan abadi..

Makassar, 7 Januari 2008


Widia Astuti Toisuta